Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan manajerial, financial distress, dan leverage terhadap integritas laporan keuangan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Pemilihan sampel penelitian dilakukan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 13 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian dengan total 52 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak e-views versi 12 guna memperoleh hasil estimasi yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan, yang mengindikasikan bahwa keterlibatan manajemen dalam kepemilikan saham dapat meningkatkan kualitas serta keandalan informasi keuangan perusahaan. Sementara itu, financial distress dan leverage tidak menunjukkan pengaruh terhadap integritas laporan keuangan. Pengujian variabel moderasi menunjukkan bahwa ukuran perusahaan mampu memperkuat pengaruh kepemilikan manajerial terhadap integritas laporan keuangan, namun tidak mampu memoderasi pengaruh financial distress dan leverage. Selain itu, hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh variabel penelitian memiliki pengaruh terhadap integritas laporan keuangan. Model penelitian ini mampu menjelaskan variasi integritas laporan keuangan sebesar 50%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian
Copyrights © 2026