Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan beban kerja terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai, serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Kinerja pegawai sektor publik merupakan faktor krusial dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan publik, namun masih menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan kondisi lingkungan kerja dan pengelolaan beban kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori dan bersifat cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara yang berjumlah 452 pegawai, dengan sampel sebanyak 212 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik pengambilan sampel proporsional. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, lingkungan kerja, beban kerja, dan kepuasan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepuasan kerja juga terbukti memediasi secara parsial pengaruh lingkungan kerja dan beban kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja pegawai tidak hanya ditentukan oleh aspek struktural dan teknis pekerjaan, tetapi juga oleh kondisi psikologis pegawai yang tercermin dalam tingkat kepuasan kerja. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pimpinan organisasi publik dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi pada penciptaan lingkungan kerja yang kondusif dan pengelolaan beban kerja yang proporsional guna meningkatkan kepuasan dan kinerja pegawai secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026