Pertumbuhan ekonomi merupakan prasyarat fundamental dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menopang pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Kebijakan moneter memiliki peran strategis dalam mendukung tujuan tersebut melalui pengaruhnya terhadap stabilitas makroekonomi, iklim investasi, dan aktivitas sektor riil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan moneter Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui berbagai jalur transmisi, serta mengidentifikasi instrumen kebijakan moneter yang berperan dalam mekanisme tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur terhadap berbagai sumber relevan, termasuk jurnal ilmiah dan publikasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan moneter di Indonesia cenderung tidak secara langsung mendorong pertumbuhan ekonomi, melainkan lebih berperan dalam menjaga stabilitas inflasi dan stabilitas sektor keuangan sebagai prasyarat bagi pertumbuhan jangka menengah dan panjang. Jalur transmisi kebijakan moneter yang teridentifikasi meliputi saluran suku bunga, nilai tukar, harga aset, dan kredit perbankan, dengan saluran kredit dinilai paling efektif dalam mendorong aktivitas sektor riil. Efektivitas transmisi kebijakan moneter dipengaruhi oleh stabilitas inflasi, kondisi nilai tukar, kedalaman pasar keuangan, asimetri informasi, kredibilitas bank sentral, serta dinamika ekonomi global. Bauran kebijakan yang lebih adaktif dalam mengombinasikan instrumen suku bunga , operasi pasar terbuka, giro wajib minimum, kebijakan nilai tukar, dan kebijakan makroprudensial diperlukan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026