Fondasi bored pile merupakan salah satu jenis fondasi yang banyak digunakan pada proyek pembangunan jalan tol dan jembatan, hal ini dikarenakan fondasi bored pile fleksibel untuk berbagai kondisi tanah, memiliki kemampuan untuk menahan beban yang besar dan kestabilan yang baik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membandingkan daya dukung fondasi bored pile perhitungan teoritis dengan menggunakan metode Meyerhof (1976) dan Briaud (1985) terhadap hasil pengujian lapangan PDA (Pile Driving analyzer). Dalam penelitian ini, data yang digunakan yaitu data SPT (Standart Penetration Test) dan data PDA (Pile Driving analyzer). Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian komparatif, dengan tahapan meliputi pengolahan data SPT menjadi N60, perhitungan daya dukung fondasi menggunakan metode teoritis, dan membandingkan dengan hasil pengujian PDA. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa nilai daya dukung dengan metode meyerhof (1976) hasilnya cenderung overestimate terhadap kondisi aktual di lapangan, memiliki rata-rata sebesar 193.87% dengan low-displacement, dan 227.55% dengan hight displacement. Sedangkan untuk metode Briaud (1985) menunjukkan hasil yang lebih mendekati dari nilai PDA yang memiliki rata-rata sebesar 122.82% atau sekitar 22.82% lebih besar terhadap nilai PDA. Dengan demikian, metode Briaud (1985) dinilai lebih efektif untuk digunakan dalam merancang daya dukung fondasi bored pile pada kondisi tanah berpasir seperti pada penelitian ini.
Copyrights © 2026