Dalam era persaingan industri yang semakin ketat, kinerja keuangan menjadi salah satu indikator utama dalam menilai keberlangsungan dan daya saing perusahaan manufaktur, khususnya pada sektor teknologi. Perkembangan teknologi yang pesat menuntut perusahaan untuk mampu mengelola sumber daya secara efisien agar dapat mempertahankan stabilitas dan meningkatkan kinerja keuangannya. Oleh karena itu, berbagai faktor yang memengaruhi kinerja keuangan perusahaan manufaktur sektor teknologi menjadi permasalahan penting yang perlu dikaji secara mendalam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Pengaruh Likuiditas, Leverage dan Pertumbuhan Penjualan serta untuk mengetahui variabel mana yang paling dominan terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur Sektor Teknologi di BEI Periode 2019 – 2023. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, uji autokorelasi, analisis regresi berganda, koefisien determinasi (R2), uji t dan uji f. Alat bantu pengujian yang digunakan adalah SPSS Versi 29. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Likuiditas, Leverage dan Pertumbuhan Penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan perusahaan. Secara parsial, masing – masing variabel yaitu Likuiditas dan Leverage memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap Kinerja Keuangan perusahaan tetapi Pertumbuhan Penjualan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Keuangan perusahaan.
Copyrights © 2026