Penelitian ini bertujuan mengembangkan media informasi berupa film animasi 3D edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, mengingat jumlah kendaraan di Provinsi Bali terus meningkat dan pada tahun 2024 telah mencapai 5.278.984 unit, sehingga memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi enam tahap: concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Pada proses evaluasi, uji ahli isi dan uji ahli media menunjukkan tingkat kesesuaian 100%, sehingga film animasi dinyatakan sangat layak dari aspek materi maupun teknis. Hasil uji respon pengguna mendukung temuan tersebut, dengan skor rata-rata 4,51 dengan kategori evaluasi sangat layak, analisis perbedaan persepsi antara dua kelompok responden menggunakan uji Mann–Whitney U menghasilkan nilai Asymp. Sig = 0,612, Temuan ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan penilaian yang signifikan antara responden laki-laki dan perempuan. Secara keseluruhan, media yang dikembangkan berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu menghasilkan film animasi edukatif yang dapat diterima, dipahami, dan diapresiasi oleh berbagai kalangan tanpa perbedaan persepsi yang berarti.
Copyrights © 2026