SIN COFFEE, sebuah usaha coffee shop yang beroperasi di kawasan Tondo, Kota Palu, menghadapi tantangan strategis dalam manajemen rantai pasok. Ketergantungan pada berbagai supplier biji kopi di Sulawesi Tengah sering kali menimbulkan kendala dalam menjaga konsistensi stok dan standar rasa. Masalah utama terletak pada kompleksitas pengambilan keputusan manual yang rentan terhadap subjektivitas, mengingat banyaknya alternatif supplier dengan keunggulan yang bervariasi pada setiap kriteria. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web yang objektif dan terkomputerisasi.Sistem ini dikembangkan menggunakan framework Laravel dan database MySQL, menerapkan metode hybrid yang menggabungkan TOPSIS dan MOORA. Sinergi kedua metode ini dipilih untuk meningkatkan akurasi: TOPSIS berperan vital dalam melakukan normalisasi data dan pembentukan matriks terbobot Yi berdasarkan preferensi kriteria, sementara MOORA digunakan untuk tahap akhir dalam menghitung nilai optimasi Yi dan menentukan peringkat alternatif secara presisi. Kriteria evaluasi yang ditetapkan meliputi harga, kualitas biji kopi, kecepatan waktu pengiriman, kapasitas suplai, serta kepemilikan sertifikasi mutu.Hasil pengujian sistem menunjukkan kinerja yang signifikan dalam mengotomatisasi perhitungan yang rumit. Berdasarkan analisis data, Kulawi terpilih sebagai supplier terbaik dengan perolehan nilai Yi tertinggi sebesar 0,0638. Keunggulan Kulawi didorong oleh performa yang paling stabil dan konsisten di seluruh kriteria, khususnya pada aspek mutu tinggi dan keandalan pengiriman. Implementasi sistem ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi operasional dan objektivitas manajemen SIN COFFEE dalam pengadaan bahan baku berkualitas.
Copyrights © 2026