Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh biaya produksi, biaya operasional, dan pendapatan terhadap laba bersih pada perusahaan sub-sektor Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori, yaitu pendekatan yang bertujuan menjelaskan hubungan kausal antarvariabel melalui pengujian hipotesis secara statistik. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan Food and Beverage yang dipublikasikan oleh BEI selama periode penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan biaya produksi, biaya operasional, dan pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 66,652 yang lebih besar dibandingkan F tabel sebesar 2,84, serta tingkat signifikansi sebesar 0,00 yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, model regresi yang digunakan dinyatakan layak dan mampu menjelaskan hubungan antarvariabel secara signifikan. Secara parsial, biaya produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih dengan nilai t hitung sebesar 5,367 yang lebih besar dari t tabel 2,028 dan tingkat signifikansi 0,00. Biaya operasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih, ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 2,924 dan signifikansi 0,00. Selain itu, pendapatan merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap laba bersih dengan nilai t hitung sebesar 6,950 dan tingkat signifikansi 0,00. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa biaya produksi, biaya operasional, dan pendapatan baik secara simultan maupun parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih perusahaan sub-sektor Food and Beverage yang terdaftar di BEI.
Copyrights © 2026