Green marketing merupakan konsep pemasaran yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan dalam aktivitas bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan green marketing pada Home Industry Terasi Udang Hj. Ariyatun di Desa Puger Wetan, Kabupaten Jember, yang merupakan usaha kecil dengan produktivitas mencapai sekitar 7 kwintal per tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak dirancang secara eksplisit sebagai strategi formal, praktik operasional home industry ini selaras dengan prinsip-prinsip green marketing. Kesesuaian tersebut terlihat dari penerapan bauran pemasaran hijau (green marketing) 4P, bahwa Home Industry Terasi Udang Hj. Ariyatun telah menerapkan prinsip green marketing secara holistik melalui empat elemen bauran pemasaran, yakni green product, green price, green promotion, dan green place, meskipun dilakukan secara sederhana dan tanpa landasan teoritis yang eksplisit. Kealamian bahan baku, proses produksi hemat energi, serta pengelolaan limbah yang bertanggung jawab mencerminkan komitmen nyata terhadap keberlanjutan lingkungan. Penetapan harga premium didasarkan pada nilai tambah kualitas, keamanan, dan proses ramah lingkungan, sementara promosi dilakukan melalui transparansi proses produksi dan interaksi langsung dengan konsumen. Distribusi yang memanfaatkan kedekatan pasar lokal dan media digital turut memperluas jangkauan pemasaran tanpa mengabaikan aspek kualitas dan keamanan produk. Secara keseluruhan, praktik ini menunjukkan bahwa home industry memiliki potensi besar sebagai pelaku pemasaran berkelanjutan dengan mengandalkan kearifan lokal, kejujuran proses, dan konsistensi nilai-nilai hijau dalam menjalankan usaha.
Copyrights © 2026