Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap peningkatan kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan, pada PT XYZ. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif untuk menggambarkan kondisi variabel serta menguji keterkaitan pengaruh antarvariabel dalam konteks kerja perusahaan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan yang menjadi populasi penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang. Variabel beban kerja dan motivasi kerja diposisikan sebagai variabel independen, sedangkan kinerja karyawan sebagai variabel dependen. Analisis data dilakukan secara bertahap, dimulai dari uji kualitas data untuk memastikan kelayakan instrumen penelitian, meliputi uji validitas dan reliabilitas. Selanjutnya, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen pengukuran pada variabel beban kerja, motivasi kerja, dan kinerja karyawan dinyatakan valid dan reliabel. Pengujian parsial membuktikan bahwa beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, demikian pula motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, beban kerja dan motivasi kerja secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan PT XYZ. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengelolaan beban kerja yang proporsional disertai penguatan motivasi kerja melalui dukungan atasan, penghargaan, serta kejelasan target, agar kinerja karyawan dapat meningkat secara konsisten dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026