Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji pengaruh budaya organisasi dan kondisi lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Kepuasan kerja dipahami sebagai unsur krusial dalam peningkatan mutu sumber daya manusia serta kinerja organisasi. Namun demikian, masih ditemukan perbedaan tingkat kepuasan kerja karyawan yang dipicu oleh budaya organisasi dan lingkungan kerja yang belum berjalan secara optimal. Di sisi lain, berbagai penelitian terdahulu memperlihatkan temuan yang belum konsisten mengenai pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kepuasan kerja. Situasi ini menunjukkan adanya kesenjangan penelitian, sehingga studi ini penting dilakukan guna memperoleh bukti empiris terkait pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif yang bersifat kausal. Teknik pengambilan sampel dilakukan melalui metode penentuan sampel berdasarkan jumlah populasi yang diteliti, sehingga diperoleh sebanyak 46 responden sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa budaya organisasi dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat, ditopang oleh nilai-nilai kerja yang jelas dan dipahami secara bersama, serta lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung, dapat meningkatkan tingkat kepuasan kerja karyawan. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam upaya meningkatkan kepuasan kerja melalui penguatan budaya organisasi dan perbaikan lingkungan kerja.
Copyrights © 2026