Filsafat pendidikan dalam konteks manajemen sekolah dasar menghadapi tantangan dalam menjembatani antara idealitas nilai-nilai filosofis dan praktik pengelolaan yang bersifat teknis-operasional. Pengembangan inovasi dan kreativitas guru sering kali terhambat oleh pendekatan manajerial yang terlalu administratif, kurang reflektif, dan belum sepenuhnya berorientasi pada penguatan kapasitas internal guru. Oleh karena itu, diperlukan integrasi prinsip-prinsip filosofis sebagai landasan kebijakan, budaya organisasi, dan pengambilan keputusan strategis di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui implementasi filsafat pendidikan dalam manajemen pengembangan inovasi dan kreativitas guru; (2) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi filsafat pendidikan dalam praktik manajemen sekolah; serta (3) menggambarkan strategi manajemen sekolah dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program pengembangan profesional guru yang berorientasi pada inovasi dan kreativitas di SD IT Pelabuhanratu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian tematik, serta penarikan kesimpulan secara reflektif dan verifikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi filsafat pendidikan tercermin pada pemahaman ontologis guru sebagai subjek pembelajar yang dinamis, pendekatan epistemologis melalui pelatihan dan kolaborasi profesional, serta orientasi aksiologis yang menekankan nilai karakter dan kebermaknaan pembelajaran. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan visioner dan budaya kolaboratif, sedangkan hambatan mencakup keterbatasan waktu dan beban administratif. Secara keseluruhan, integrasi prinsip filosofis mampu membangun ekosistem sekolah yang inovatif, reflektif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026