Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk menelaah sejauh mana kontribusi modal kerja dan volume penjualan terhadap peningkatan laba bersih perusahaan, baik secara individual maupun bersama-sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data yang bersumber dari laporan keuangan perusahaan. Data yang dianalisis merupakan data sekunder yang memiliki relevansi langsung dengan variabel yang dikaji. Objek penelitian melibatkan 18 perusahaan selama kurun waktu empat tahun, sehingga menghasilkan 72 unit data yang dijadikan sampel penelitian. Dalam proses analisis, digunakan serangkaian teknik statistik, seperti uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis, untuk memastikan keandalan serta validitas hasil yang diperoleh dalam studi ini.Hasil pengujian secara parsial (uji t) dengan bantuan software SPSS menunjukkan bahwa variabel modal kerja memiliki nilai thitung sebesar 2,469 > ttabel sebesar 1,667, disertai nilai signifikansi sebesar 0,017 < 0,05. Ini menandakan adanya pengaruh yang signifikan dari modal kerja terhadap laba bersih perusahaan. Sementara itu, variabel penjualan menghasilkan nilai thitung sebesar 16,956 > ttabel 1,667 dan didukung oleh signifikansi sebesar 0,000, memperkuat bukti adanya pengaruh signifikan dari penjualan terhadap laba bersih. Adapun pengujian simultan melalui uji F menunjukkan Fhitung sebesar 161,351 > Ftabel 3,123, serta nilai signifikansi 0,000, yang mengindikasikan bahwa secara bersamaan, kedua variabel independen tersebut memberikan dampak yang signifikan terhadap kinerja laba bersih perusahaan.
Copyrights © 2026