Keterampilan desain grafis di era digital merupakan kebutuhan esensial bagi siswa, namun siswa/i MA Mamba’ausadatain NW Bebuak Hambatan utama yang ditemui siswa adalah sulitnya menjangkau software desain profesional yang kompleks serta minimnya pembekalan secara fo rmal, yang terkonfir-masi dari survei awal (80% siswa belum pernah menggunakan Canva). memberikan solusi atas problematika tersebut, program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diinisiasi melalui penyelenggaraan workshop desain grafis vektor dan poster menggunakan platform Canva yang intuitif dan mudah diakses. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif (teori, demonstrasi, dan praktik terbimbing) yang diikuti oleh 15 siswa kelas XII. Evaluasi keberhasilan program menggunakan pendekatan mixed methods melalui pre-test (10 soal) dan post-test (15 soal) untuk mengukur domain kognitif, serta observasi langsung untuk menilai domain psikomotorik dan afektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan pada pengetahuan peserta. Skor rata-rata (ternormalisasi) meningkat drastis dari 30,7% pada pre-test menjadi 84,9% pada post-test, atau mengalami kenaikan sebesar 175,57%. Hasil observasi kualitatif juga menunjukkan antusiasme tinggi (100%) dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan prototipe desain secara mandiri selama sesi praktik. Disimpulkan bahwa pelatihan Canva ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis siswa, serta menyediakan solusi desain yang aplikatif untuk mendukung kebutuhan akademik dan organisasi siswa.
Copyrights © 2026