Studi ini menyelidiki bagaimana pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia (IPM), serta jumlah penduduk memengaruhi tingkat kemiskinan di Kabupaten Aceh Barat dari tahun 2010 sampai 2019. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah diperoleh dari BPS. Sementara IPM dan jumlah penduduk memiliki dampak negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, PDRB tidak. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya keduanya tidak memiliki dampak signifikan. Secara bersamaan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan perubahan tingkat kemiskinan sebesar 96,7%. Temuan ini memperlihatkan bahwasanya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengelolaan penduduk lebih efektif dalam menekan kemiskinan daripada pertumbuhan ekonomi semata-mata.
Copyrights © 2025