Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan, overconfidence, dan self-control terhadap kecenderungan penggunaan paylater pada mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa. Dengan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap mahasiswa yang pernah terpapar layanan paylater. Analisis regresi linear berganda dengan SPSS digunakan untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-control berpengaruh signifikan positif terhadap kecenderungan menggunakan paylater. Sebaliknya, literasi keuangan dan overconfidence tidak berpengaruh signifikan. Koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,184 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara bersama-sama menjelaskan 18,4% variasi kecenderungan penggunaan paylater, sedangkan sisanya 81,6% dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menyoroti peran dominan pengaturan diri dalam perilaku keuangan di konteks digital, di mana kemampuan mengendalikan impuls lebih menentukan dibandingkan pengetahuan kognitif atau bias psikologis semata. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman perilaku konsumen muda terhadap produk utang digital modern.
Copyrights © 2026