Katalis konverter adalah perangkat yang berfungsi untuk mengurangi emisi gas buang pada kendaraan. Emisi gas buang pada kendaraan mengandung banyak zat berbahaya, seperti karbon monoksida, hidrokarbon, nitrogen oksida, dan sebagainya. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan arang tempurung kelapa sebagai katalis konverter terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang dengan variasi rpm idle, 1500, 2500, dan 3500. Bahan untuk pembuatan katalis konverter menggunakan 70% arang tempurung kelapa, 29% tepung tapioka, dan 1% zat aditif tembaga (Cu). Hasil pengujian katalis konverter menunjukkan bahwa konsumsi bahan bakar terendah diperoleh pada knalpot yang menggunakan katalis konverter berdiameter 10 mm. Sementara itu, hasil pengujian emisi gas buang dengan katalis konverter menunjukkan hasil yang berfluktuasi, namun hasil pengujian emisi gas buang yang paling efisien terjadi pada katalis konverter dengan diameter 10 mm. Catalytic converter is a device that serves to reduce exhaust emissions in vehicles. Exhaust gas emissions in vehicles contain many dangerous substances, such as carbon monoxide, hydrocarbons, nitrogen oxides and so on. In this test aims to determine the effect of the use of coconut shell charcoal as a catalytic converter on fuel consumption and exhaust emissions with variations in idle rpm, 1500, 2500, 3500. The material for making catalytic converters uses 70% coconut shell charcoal, 29 tapioca flour % and 1% are copper (Cu) additives. The results of testing of catalytic converters from the lowest fuel consumption were obtained, namely the exhaust using a 10 mm diameter diameter catalytic converter and the results of exhaust emission testing using a catalytic converter fluctuating, the results of the most efficient exhaust emission testing occurred in catalytic converters with a diameter of 10 mm.
Copyrights © 2026