Introduction: Sectio caesarea merupakan prosedur pembedahan yang umum dilakukan untuk mengatasi komplikasi kehamilan, salah satunya ketuban pecah dini (KPD) dan malposisi janin. Kondisi pasca operasi seringkali menimbulkan nyeri, keterbatasan mobilitas, dan gangguanlaktasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi fisioterapi dalam mempercepat pemulihan pasca sectio caesarea dengan indikasi KPD dan malposisi.Case Presentation: Studi ini menggunakan desain studi kasus pada pasien Ny. I, usia 35 tahun, pasca operasi sectio caesarea. Intervensi fisioterapi dilakukan dua kali pada hari ke-1 dan ke-2 pasca operasi, meliputi mobilisasi dini, latihan pernapasan, penguatan otot abdomen dan dasar panggul, serta senam laktasi. Evaluasi dilakukan menggunakan NRS, MMT, dan Kenny Self CareEvaluation.Management and Outcome: Terdapat penurunan nyeri signifikan (nyeri diam 3→0, tekan 5→2, gerak 6→2), peningkatan kekuatan otot abdomen (MMT 2→4), dan peningkatan kemampuan fungsional (KSCE F→A). Produksi ASI juga menunjukkan perbaikan pasca intervensi.Conclusion: Intervensi fisioterapi terstruktur terbukti efektif dalam mempercepat pemulihan fisik dan fungsional, serta mendukung laktasi pada pasien post sectio caesarea dengan komplikasiobstetri.
Copyrights © 2025