Kesehatan mental remaja merupakan aspek krusial yang perlu diperhatikan oleh lingkungan sekolah dan masyarakat, terutama di tengah meningkatnya penggunaan media sosial serta pengaruh teman sebaya. Penelitian ini, yang diintegrasikan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh penggunaan media sosial dan interaksi teman sebaya terhadap kondisi kesehatan mental siswa di SMA PGRI 2 Pondok Petir.Melalui pendekatan edukasi dan sosialisasi, kegiatan ini memberikan pelatihan dan penyuluhan yang terstruktur untuk meningkatkan literasi kesehatan mental siswa. Metode kegiatan meliputi sesi pelatihan, studi kasus, dan diskusi interaktif mengenai risiko penggunaan media sosial secara berlebihan (fear of missing out / FOMO) serta dampak positif dan negatif dari tekanan sosial teman sebaya terhadap kondisi psikologis remaja Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran signifikan siswa SMA PGRI 2 Pondok Petir mengenai risiko tersebut dan pentingnya membangun mekanisme coping yang sehat. Temuan ini menegaskan bahwa interaksi media sosial dan teman sebaya memiliki peran signifikan terhadap kesehatan mental remaja. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun lingkungan sekolah yang lebih peduli, suportif, dan responsif terhadap isu kesehatan mental siswa.
Copyrights © 2025