Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan kerusakan ginjal yang terjadi akibat kelainan struktur dan fungsi ginjal yang menetap lebih dari 3 bulan. PGK menyebabkan penurunan laju fungsi ginjal secara progresif. Hemodialisis adalah salah satu bentuk terapi pengganti ginjal (TPG) dengan menggunakan teknologi inovatif untuk meningkatkan pembersihan zat terlarut yang berperan dalam menyaring darah dilengkapi dengan peralatan buatan untuk membuang kelebihan air dan racun dan menjamin terpeliharanya homeostatis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui komplikasi intradialitik yang dapat terjadi pada pasien yang rutin menjalani hemodialisis. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di RS Hermina Bekasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RS Hermina Bekasi berjumlah 68 orang menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien dan dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian paling banyak yaitu 25 orang (36,8%) responden memiliki usia lansia awal, paling banyak yaitu 36 orang (52,9%) responden dengan jenis kelamin perempuan dan paling banyak yaitu 18 orang (26,5%) responden memiliki komplikasi hiperglikemia. Saran dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisa secara komperhensif faktor lain yang dapat menimbulkan komplikasi pada pasien menjalani hemodialisis.
Copyrights © 2025