Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronis yang berkaitan dengan inflamasi tingkat rendah dan disfungsi sistem imun. Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR) merupakan marker inflamasi sistemik yang mudah diperoleh dari pemeriksaan darah rutin dan berpotensi digunakan dalam penilaian risiko DMT2. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh NLR secara statistik terhadap risiko DMT2 pada populasi dewasa di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain potong lintang menggunakan data sekunder rekam medis pasien dewasa usia 18–55 tahun di Puskesmas Senen periode 2022–2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen adalah kategori NLR dan riwayat keluarga, sedangkan variabel dependen adalah status glukosa darah puasa. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Sebanyak 152 subjek penelitian dianalisis. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa NLR tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap risiko DMT2 (p = 0,926). Sebaliknya, riwayat keluarga DMT2 menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap risiko DMT2 (p = 0,015). Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap risiko Diabetes Melitus Tipe 2 pada dewasa di Puskesmas Senen. Faktor riwayat keluarga memiliki peran yang lebih bermakna dalam peningkatan risiko DMT2.
Copyrights © 2025