ABSTRAK Penelitian ini membahas sikap masyarakat Indonesia terhadap perang Rusia-Ukraina dengan menelaah latar belakang historis, nilai-nilai sosial, dan dinamika politik internasional yang memengaruhi keberpihakan. Menggunakan teori tindakan sosial Max Weber, kajian ini mengidentifikasi motif dan makna di balik dukungan masyarakat terhadap Rusia, Ukraina, maupun posisi netral. Data diperoleh melalui teknik web scraping komentar warganet pada kanal YouTube Tribunnews dan Harian Kompas, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas komentar dalam sampel ini mendukung Rusia, sebagian mendukung Ukraina, dan sedikit yang bersikap netral. Dukungan terhadap Rusia dipengaruhi oleh faktor historis hubungan Indonesia–Uni Soviet, pandangan anti-hegemoni Barat, serta persepsi positif terhadap kepemimpinan Putin. Sebaliknya, dukungan terhadap Ukraina didorong oleh nilai kemanusiaan, penolakan terhadap penjajahan, dan penghormatan terhadap kedaulatan negara. Sikap netral dilandasi prinsip politik luar negeri bebas-aktif dan tradisi non-blok Indonesia. Temuan ini menegaskan bahwa orientasi politik, nilai historis, dan emosi kolektif membentuk konstruksi sosial dukungan masyarakat Indonesia terhadap konflik internasional ini. Kata Kunci: Perang Rusia-Ukraina; Orientasi Dukungan; Opini Masyarakat Indonesia. ABSTRACT This study examines the attitudes of the Indonesian society toward the Russia–Ukraine war by exploring the historical background, social values, and international political dynamics that influence their alignment. This research uses Max Weber’s social action theory to identify the motives and meanings behind public support for Russia, Ukraine, or a neutral stance. Data were collected through web scraping of netizen comments on Tribunnews and Harian Kompas YouTube channels and analyzed using content analysis. The findings reveal that most Indonesians support Russia, some support Ukraine, and a few remain neutral. Support for Russia is influenced by the historical ties between Indonesia and the former Soviet Union, anti-Western hegemony views, and positive perceptions of Putin’s leadership. Conversely, support for Ukraine is driven by humanitarian values, opposition to colonialism, and respect for national sovereignty. Neutral positions are rooted in Indonesia’s foreign policy principle and non-aligned tradition. The results underscore how political orientation, historical values, and collective emotions shape the social construction of Indonesian public support in this international conflict. Keyword: Russia–Ukraine; Support; The Indonesian Society
Copyrights © 2025