Kandungan kimia dari daun kemangi (Ocimum sanctum L.) memiliki peran sebagai antibakteri penyebab jerawat yaitu bakteri Propionibacteri acne. Bentuk sediaan topikal yang sering dipakai dalam pengobatan jerawat salah satunya sediaan gel. Dalam formula gel ekstrak daun kemangi ini digunakan HPMC K 100 dan karbopol 940 sebagai gelling agent karena sifatnya yang tahan terhadap fenol. Tujuan dari peneitian ini antara lain untuk mengetahui pengaruh kombinasi gel ekstrak daun kemangi dari kombinasi karbopol 940 dan HPMC K 100 terhadap stabilitas fisik dan untuk mengetahui aktivitas antibakteri. Ekstrak yang diperloeh melalui metode maserasi dengan pelarut alhohol 96% dan n heksan. Parameter yang diuji adalah daya sebar, daya lekat, pH, viskositas dan daya hambat bakteri. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa kombinasi antara karbopol 940 dan HPMC K100 memiliki pengaruh terhadap sifat fisik dan nilai daya hambat bakteri. Karbopol 940 yang ditambahkan bertujuan untuk menaikkan nilai (233 dPas), namun menurunkan nilai daya sebar (3,40 cm), daya lekat (1,33 detik), pH(3,67) dan daya hambat(12,00 mm), Penambahan HPMC K-100 dapat menaikkan viskositas (400 dPas), nilai daya lekat (98,45 detik), pH (6,53), dan nilai antibakteri (14,00 mm), namun menurunkan nilai daya sebar (2,40 cm).
Copyrights © 2025