Penelitian ini dilakukan untuk mengukur dan mengetahui aktivitas tax avoidance. Populasi penelitian seluruh perusahaan industri food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020 dengan teknik penarikan sampel memanfaatkan teknik purposive sampling sehingga didapatkan total sampel 40 perusahaan. Dalam pengujian hipotesis dan analisis data menggunakan salah satu model statistik yaitu statistik deksriptif dan regresi linier berganda. Hasil dari riset ini menyatakan bahwasanya capital intensity tidak memberikan pengaruh terhadap tax avoidance. Inventory intensity memberikan pengaruh negatif terhadap tax avoidance. Sedangkan sales growth memiliki pengaruh positif terhadap tax avoidance. Kata Kunci: Capital Intensity, Inventory Intensity, Sales Growth, Tax Avoidance.
Copyrights © 2022