Komunikasi yang efektif merupakan aspek penting dalam praktik keperawatan karena berperan dalam menjamin keselamatan pasien serta meningkatkan mutu pelayanan. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk memperkuat komunikasi antar perawat adalah metode SBAR (Situation, Background , Assessment, Recommendation ). Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan SBAR dalam proses serah terima di bidang keperawatan melalui tinjauan literatur. Metode yang digunakan berupa literature review dengan penelusuran artikel melalui Google Scholar menggunakan kata kunci “SBAR”, “Serah Terima”, dan “Komunikasi Keperawatan”. Artikel yang dipilih adalah publikasi tahun 2020–2025 yang memenuhi kriteria inklusi, seperti akses terbuka, teks lengkap, berbahasa Indonesia atau Inggris, serta relevan dengan topik. Dari 37 artikel yang ditemukan, dilakukan seleksi hingga tersisa 10 artikel untuk dianalisis. Hasil telaah menunjukkan bahwa penerapan SBAR secara keseluruhan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas komunikasi, keselamatan pasien, kepuasan perawat, dan efisiensi proses handover. Namun, sejumlah hambatan masih dijumpai di lapangan, seperti ketidakteraturan dalam penyampaian informasi dan kurangnya pemahaman pada setiap komponen SBAR. Inovasi seperti pelatihan audiovisual dan penggunaan aplikasi digital berbasis SBAR terbukti mampu meningkatkan mutu komunikasi. Temuan ini menegaskan perlunya pelatihan berkelanjutan, dukungan teknologi, dan evaluasi berkala untuk memastikan implementasi SBAR berlangsung optimal dalam praktik keperawatan
Copyrights © 2025