Knowledge Donating terhadap Human Capital serta implikasinya pada Business Sustainability pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Grobogan, Indonesia. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas, dan seluruh item dinyatakan layak untuk dianalisis. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Community Agreeableness dan Knowledge Donating berpengaruh positif dan signifikan terhadap Human Capital. Selain itu, kedua variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Business Sustainability. Namun, Human Capital tidak berpengaruh signifikan terhadap Business Sustainability, yang menunjukkan bahwa keberlanjutan UKM lebih banyak ditentukan oleh kemampuan membangun jejaring sosial dan berbagi pengetahuan dibandingkan kemampuan modal manusia secara individual. Temuan ini menegaskan pentingnya membangun lingkungan kerja yang kolaboratif dan mendorong budaya berbagi pengetahuan di antara pelaku UKM untuk meningkatkan daya saing dan memastikan keberlangsungan usaha jangka panjang. Penguatan hubungan komunitas dan kepercayaan bersama dapat menciptakan sinergi yang memfasilitasi inovasi, adaptabilitas, dan ketahanan dalam menghadapi dinamika pasar. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur keberlanjutan UKM dengan menekankan dimensi sosial dan berbagi pengetahuan sebagai strategi utama keberlangsungan bisnis, serta memberikan implikasi praktis bagi pelaku usaha, pembuat kebijakan, dan jaringan bisnis berbasis komunitas dalam mengembangkan program yang mendukung kerja sama, pembentukan kepercayaan, dan pertukaran informasi.
Copyrights © 2025