Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat partisipasi masyarakat pada Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Donggala serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya keterlibatan pemilih. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi pemilih hanya mencapai 72,5%, berada di bawah target nasional 77,5% dan lebih rendah dibanding Pilkada 2020. Rendahnya partisipasi dipengaruhi oleh faktor internal seperti literasi politik yang rendah, tingkat pendidikan terbatas, serta apatisme generasi muda. Faktor eksternal yang dominan meliputi ketimpangan akses informasi teknis pemilu, kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisir dan pedalaman, kelemahan dalam sosialisasi penyelenggara pemilu, serta kampanye kandidat yang kurang substantif. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan partisipasi membutuhkan pendekatan kolaboratif berbasis komunitas, penguatan literasi politik, model sosialisasi inklusif, serta kampanye politik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal.
Copyrights © 2025