Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan adaptasi budaya terhadap kepuasan kerja ekspatriat dengan mempertimbangkan peran mediasi penyesuaian lintas budaya pada perusahaan multinasional di kawasan Asia Tenggara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 142 ekspatriat asal non-ASEAN yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan adaptasi budaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, penyesuaian lintas budaya terbukti memediasi secara parsial hubungan antara kemampuan adaptasi budaya dan kepuasan kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam lingkungan kerja lintas budaya yang kompleks, kemampuan adaptasi budaya tetap dapat meningkatkan kepuasan kerja ekspatriat apabila didukung oleh proses penyesuaian diri yang baik.
Copyrights © 2025