Rusunawa Wonorejo merupakan hunian vertikal yang menghadapi tantangan keterbatasan ruang dan kebutuhan interaksi sosial penghuni. Penelitian ini mengkaji pola behavior setting penghuni serta pengaruh penataan hunian terhadap kepuasan tinggal dengan menggunakan pendekatan mixed methods. Data kuantitatif dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan diolah dengan SPSS versi 25.0, sementara metode kualitatif berupa pengamatan person-centered dan place-centered mapping digunakan untuk memahami pola perilaku dan pemanfaatan ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghuni memanfaatkan area depan unit dan selasar sebagai ruang multifungsi dan sosial, mencerminkan pola behavior setting yang adaptif terhadap keterbatasan ruang. Penataan hunian berpengaruh signifikan terhadap perilaku positif dan kepuasan penghuni, dengan besarnya koefisien determinasi (Adjusted R²) = 0,583, artinya variabel unit hunian dan sarana secara simultan mempengaruhi variabel kepuasan umum sebesar 58,3% sisanya sebesar 41,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar cakupan model penelitian ini. Penelitian ini memberikan rekomendasi re-desain sebagai acuan optimalisasi kriteria perancangan rusunawa kedepannya guna mendukung kenyamanan tinggal dan kualitas hidup penghuni.
Copyrights © 2025