Pertumbuhan aset merupakan indikator utama dalam menilai kinerja dan kapasitas operasional perbankan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) dan pembiayaan syariah terhadap pertumbuhan aset PT Bank Syariah Indonesia (BSI) periode 2021–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan BSI dan publikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Variabel independen dalam penelitian ini adalah pertumbuhan Dana Pihak Ketiga dan pertumbuhan pembiayaan syariah, sedangkan variabel dependen adalah pertumbuhan aset. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Pihak Ketiga dan pembiayaan syariah secara parsial maupun simultan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan aset Bank Syariah Indonesia. Temuan ini menegaskan peran penting fungsi intermediasi perbankan syariah dalam mendorong pertumbuhan aset melalui penghimpunan dana dan penyaluran pembiayaan yang optimal.
Copyrights © 2025