Penelitian ini menganalisis pengaruh pressure, opportunity, dan rationalization terhadap fraudulent financial reporting (FFR) pada perusahaan sektor energi di BEI periode 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas dengan sampel 50 perusahaan energi yang dipilih melalui purposive sampling. FFR diukur menggunakan Beneish M-Score, variabel independen meliputi pressure, opportunity dan rationalization. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan sofware Eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan pressure berpengaruh signifikan terhadap fraudulent financial reporting (FFR), opportunity dan rationalization tidak berpengaruh signifikan terhadap fraudulent financial reporting (FFR). Perubahan total aset terbukti mendorong peningkatan potensi manipulasi laporan keuangan, sementara proporsi komisaris independen dan kompensasi eksekutif tidak mampu menjelaskan variasi FFR. Secara simultan ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan, Temuan ini menegaskan bahwa tekanan finansial menjadi faktor utama pemicu FFR pada perusahaan sektor energi periode 2020–2024
Copyrights © 2025