Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan karena memiliki kuat tekan tinggi, namun memiliki keterbatasan pada kekuatan awal dan durabilitas apabila hanya menggunakan semen portland. Salah satu upaya untuk meningkatkan performa beton sekaligus mendukung konsep pembangunan berkelanjutan adalah dengan memanfaatkan Supplementary Cementitious Materials (SCM), seperti Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) dan Silica Fume, sebagai substitusi sebagian semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi persentase GGBFS dan Silica Fume terhadap kuat tekan beton pada umur 28 dan 56 hari, serta menentukan proporsi campuran optimal untuk menghasilkan kuat tekan maksimum. Benda uji yang digunakan berupa silinder beton berdiameter 150 mm dengan tinggi 300 mm dan faktor air semen (FAS) sebesar 0,35. Variasi GGBFS yang digunakan sebesar 0%, 20%, dan 50%, sedangkan variasi Silica Fume sebesar 0%, 5%, dan 7,5% terhadap berat semen. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28 dan 56 hari. Kata Kunci: Kuat Tekan Beton, Umur Beton, Ground Granulated Blast Furnace Slag, Silica Fume
Copyrights © 2026