Penelitian ini mengevaluasi kinerja pelayanan Bus Transjakarta Koridor 13 rute Ciledug-Tegal Mampang berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) No. 29 Tahun 2015 melalui pendekatan Importance Performance Analysis (IPA). Layanan tersebut melayani pengguna utama berupa pekerja berpenghasilan menengah ke bawah yang memilihnya untuk menghindari kemacetan lalu lintas serta ketiadaan kendaraan pribadi, namun menunjukkan kesenjangan signifikan pada aspek keselamatan kualifikasi pengemudi, kenyamanan, keamanan, dan aksesibilitas bagi disabilitas serta lansia. Survei terhadap 400 responden menganalisis karakteristik sosial ekonomi, pemenuhan standar pelayanan, dan prioritas perbaikan dengan data primer dari kuesioner tervalidasi serta data sekunder resmi, menghasilkan identifikasi 12 atribut krusial seperti kelayakan armada, kapasitas bus terminal, dan akses antar moda yang memerlukan perbaikan prioritas. Analisis IPA mengonfirmasi ketidaksesuaian antara harapan dan kepuasan pengguna, sehingga direkomendasikan pengoptimalan jadwal operasional, peningkatan fasilitas kelompok rentan, evaluasi berkala kepuasan, serta integrasi teknologi pelacakan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan Transjakarta.
Copyrights © 2026