Jurnal Terapan Abdimas
Vol. 11 No. 1 (2026): Article in Press

WORKSHOP PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERDIFERENSIASI BAGI GURU MADRASAH ALIYAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Saefudin, Abdul Aziz (Unknown)
Komalasari, Mahilda Dea (Unknown)
Pramitasari, Dhian Putri (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Jan 2026

Abstract

Abstract. This community service initiative seeks to enhance the competencies of educators within the  Mathematics Teachers' Working Group at Madrasah Aliyah DI Yogyakarta in the design and execution of differentiated mathematics instruction and the cultivation of effective pedagogical practices. The methodology comprises five stages: needs assessment, conceptual and practical training, mentorship in material development, classroom execution, and evaluation and reflection. A total of 145 educators engaged in this series of activities. The findings indicated an average enhancement in teacher comprehension scores of 29.4%, with 87.5% of participants successfully creating quality lesson plans, 30% documenting effective practices, 95% engaging actively in all activities, and 85% reporting high satisfaction with the program. This activity fostered enhancements in pedagogical competence, instructional creativity, and reinforced a culture of collaboration and professional reflection among educators. This community service model possesses the capacity for replication and further enhancement within other teacher communities on a continuous basis.     Abstrak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika Madrasah Aliyah DI Yogyakarta dalam mendesain dan mengimplementasikan pembelajaran matematika yang terdiferensiasi dan menyusun praktik baik pembelajaran. Metode yang digunakan mencakup lima tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, pelatihan konseptual dan praktik, pendampingan penyusunan perangkat ajar, implementasi di kelas, serta evaluasi dan refleksi. Sebanyak 145 orang guru mengikuti rangkaian kegiatan ini. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rerata skor pemahaman guru sebesar 29,4%, sebanyak 87,5% peserta berhasil menyusun modul ajar berkualitas, 30% menghasilkan dokumentasi praktik baik, 95% berpartisipasi aktif dalam seluruh kegiatan, dan 85% menyatakan kepuasan tinggi terhadap program. Kegiatan ini mampu mendorong perubahan positif dalam kompetensi pedagogik, kreativitas instruksional, serta penguatan budaya kolaborasi dan refleksi profesional guru. Model pengabdian ini berpotensi untuk direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut dalam komunitas guru lain secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026