Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis peran Good Corporate Governance (GCG) dalam hubungan antara Manajemen Laba dan Kecurangan Laporan Keuangan, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendorong manipulasi dari perspektif Agency Theory dan Fraud Pentagon Theory. Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif komparatif, penelitian ini membedah kasus PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA), yang keduanya mengalami anomali keuangan dan kegagalan tata kelola sistemik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan struktur GCG yang lengkap tidak selalu berbanding lurus dengan kemampuan perusahaan dalam mencegah praktik manajemen laba karena pelaksanaannya hanya bersifat formalitas (checkbox compliance). Kegagalan GCG ini memperkuat peluang terjadinya kecurangan. Penelitian merekomendasikan perlunya penguatan kualitas, kompetensi, dan integritas fungsi pengawasan GCG untuk mencegah manipulasi laporan keuangan di perusahaan publik.
Copyrights © 2026