Daya saing rumput laut di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep menjadi fokus dalam penelitian ini. Ketatnya persaingan Indonesia di pasar internasional, rumput laut merupakan produk dengan potensi pengembangan yang sangat besar. Upaya pemerintah untuk meningkatkan pengolahan lokal dan volume ekspor yang tinggi dari industri rumput laut Indonesia menunjukkan bahwa kebijakan perdagangan dan industri perlu dipertimbangkan lebih lanjut. Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep yang memiliki wilayah garis pantai yang cukup luas dan potensi pertumbuhan rumput laut, menjadi lokasi penelitian ini yang dilakukan pada bulan September 2024. Pendekatan purposive sampling digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara, dan metode Policy Analysis Matrix (PAM) digunakan untuk analisis. Berdasarkan hasil analisis, budidaya rumput laut menghasilkan penerimaan sebesar Rp 130.348.278/Ha. Hal ini menghasilkan keuntungan usahatani yang relatif kecil sebesar Rp 3.854.187/Ha. Nilai PCR dan DRCR yang kurang dari satu yaitu 0,96 dan 0,55 menunjukkan bahwa usaha budidaya rumput laut di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep sudah berdaya saing. Kata kunci: Rumput laut, Daya saing, Policy Analysis Matrix
Copyrights © 2025