Tembakau kasturi merupakan komoditas yang banyak dibudidayakan di Kecamatan Kalisat, dimana produksi tembakau kasturi di daerah ini selalu memberikan kontribusi tertinggi terhadap Kabupaten Jember setiap tahunnya. Akan tetapi, produksi yang dihasilkan mengalami penurunan yang cenderung menurun. Penurunan terjadi karena beberapa permasalahan yang berpotensi menimbulkan risiko produksi berupa penurunan kualitas maupun hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber risiko produksi, tingkat risiko, dan strategi risiko manajemen produksi yang dilakukan petani pada usahatani tembakau kasturi di Kecamatan Kalisat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan analitik. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuisioner, dan studi literatur. Metode analisis data yang digunakan yaitu deskriptif dan analisis koefisien variasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber risiko produksi berasal dari perubahan iklim, serangan hama penyakit, pemupukan yang tidak optimal, dan bencana alam. Tingkat risiko produksi yang dihadapi masih tergolong kecil. Strategi risiko manajemen yang dilakukan dibagi menjadi 3 yaitu strategi ex ante, interaktif , dan ex post. Kata kunci: Manajemen Risiko, Produksi, Usahatani, Tembakau Kasturi
Copyrights © 2025