Pengendalian hama merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga produktivitas dan keberlanjutan usahatani kelapa sawit. Hama tikus dikenal sebagai organisme pengganggu utama yang dapat menyebabkan kerusakan tanaman dan kehilangan hasil, sehingga berpotensi menurunkan pendapatan usahatani. Berbagai upaya pengendalian hama tikus telah diterapkan di perkebunan kelapa sawit, baik melalui pendekatan mekanis, biologis, kimia, maupun terpadu, dengan hasil yang beragam. Artikel ini bertujuan untuk meninjau dan mensintesis hasil-hasil penelitian terdahulu yang membahas pengendalian hama tikus pada usahatani kelapa sawit serta dampaknya terhadap produktivitas dan pendapatan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap jurnal ilmiah nasional dan internasional yang relevan, dengan fokus pada temuan mengenai tingkat serangan hama tikus, dampaknya terhadap hasil produksi, serta implikasi ekonomi yang ditimbulkan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa serangan hama tikus berkaitan dengan penurunan produktivitas kelapa sawit dan berimplikasi terhadap pendapatan usahatani, baik melalui kehilangan hasil maupun peningkatan biaya pengendalian. Oleh karena itu, pengendalian hama tikus yang tepat dan berkelanjutan memiliki peran penting dalam mendukung stabilitas produktivitas dan pendapatan usahatani kelapa sawit.
Copyrights © 2025