Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan komoditas perkebunan penting yang berperan besar dalam perekonomian, namun produktivitasnya sering mengalami penurunan akibat serangan hama, salah satunya ulat api (Setothosea spp.). Serangan ulat api menyebabkan kerusakan daun yang signifikan sehingga mengganggu proses fotosintesis dan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat serangan ulat api terhadap pertumbuhan vegetatif dan produktivitas tanaman kelapa sawit. Metode penelitian dilakukan melalui pengamatan intensitas serangan ulat api pada beberapa blok tanaman dengan umur berbeda, serta pengukuran parameter pertumbuhan dan hasil produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas serangan ulat api, semakin besar penurunan luas daun fungsional, pertumbuhan vegetatif, dan produksi tandan buah segar (TBS). Serangan berat dalam jangka waktu tertentu berpotensi menyebabkan penurunan produktivitas secara signifikan dan berdampak jangka panjang terhadap kesehatan tanaman. Oleh karena itu, pengendalian ulat api secara tepat dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk menjaga pertumbuhan optimal dan produktivitas tanaman kelapa sawit.
Copyrights © 2025