Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu dan kelembaban terhadap efisiensi fotosintesis serta hubungannya dengan produksi Tandan Buah Segar (TBS) pada tanaman kelapa sawit. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan data sekunder yang bersumber dari berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan topik mikroklimat dan fisiologi tanaman. Data dianalisis melalui pendekatan analisis isi untuk mengidentifikasi pola hubungan antara variabel mikroklimat dan respon fisiologis tanaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa suhu tinggi menurunkan aktivitas enzim fotosintesis, mempercepat kehilangan air daun, serta memicu penutupan stomata yang berdampak pada penurunan fiksasi karbon. Sementara itu, kelembaban rendah meningkatkan defisit tekanan uap udara sehingga menekan konduktansi stomata dan menghambat proses fotosintesis. Interaksi kedua faktor tersebut menyebabkan gangguan pada keseimbangan source–sink tanaman dan berdampak langsung pada penurunan produksi TBS. Sebaliknya, kondisi suhu moderat dan kelembaban yang memadai mendukung efisiensi fotosintesis secara optimal dan meningkatkan produktivitas. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan mikroklimat, khususnya suhu dan kelembaban, merupakan faktor penting dalam menjaga performa fisiologis dan hasil tanaman kelapa sawit serta relevan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Kata kunci: mikroklimat, fisiologi tanaman, konduktansi stomata, defisit tekanan uap, produktivitas tanaman.
Copyrights © 2025