Pendahuluan: Personal hygiene merupakan aspek penting dalam mencegah penyakit menular seperti skabies, yang prevalensinya tinggi pada remaja di lingkungan padat seperti panti asuhan. Studi pendahuluan di Panti Asuhan Rumah Peduli Anak Anugerah Boyolali menunjukkan lebih dari 50% anak mengalami masalah kebersihan diri, namun belum ada edukasi kesehatan dari tenaga medis. Media animasi sebagai alat edukatif interaktif diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan praktik personal hygiene. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui media animasi terhadap perilaku personal hygiene pada remaja di Panti Asuhan Rumah Peduli Anak Anugerah Boyolali. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 34 remaja (10–18 tahun) diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi edukasi menggunakan video animasi. Analisis menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil: Sebelum edukasi, sebanyak 73,5% responden memiliki personal hygiene buruk. Setelah edukasi, 88,2% menunjukkan personal hygiene baik. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi melalui media animasi terhadap perubahan perilaku personal hygiene remaja. Simpulan: Edukasi menggunakan media animasi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan perilaku personal hygiene pada remaja panti asuhan. Media ini efektif sebagai alat penyuluhan kesehatan yang menarik dan mudah dipahami oleh remaja.
Copyrights © 2025