Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar modal terhadap hasil Pemilu Presiden Indonesia 2024 dengan melihat perubahan return saham dan trading volume activity pada perusahaan yang tergabung dalam koalisi pendukung masing-masing pasangan calon. Metode yang digunakan adalah event study dengan periode pengamatan sebelum dan sesudah pengumuman hasil pemilu. Data diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dan Yahoo Finance. Hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal, sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan yang terafiliasi dengan pasangan calon terpilih mengalami perbedaan yang signifikan pada return saham dan volume perdagangan setelah pengumuman hasil pemilu. Sebaliknya, perusahaan yang mendukung pasangan calon yang tidak terpilih tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pasar modal merespons informasi politik, khususnya terhadap perusahaan yang terkait dengan pemenang pemilu.
Copyrights © 2025