Potensi pasir besi alam sebagai material bernilai tambah masih belum dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk aplikasi lanjutan di bidang kemagnetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik struktural, morfologi, komposisi mineral, dan sifat magnetik pasir besi alam dari Sungai Siguluan, Desa Simbolon Purba, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, sebagai upaya awal pemanfaatan material lokal dalam aplikasi magnetik. Sampel pasir besi dipisahkan menggunakan magnet permanen neodymium, digerus hingga ukuran 100 mesh. Kemudian dikarakterisasi menggunakan XRD untuk identifikasi fase, SEM-EDS untuk analisis morfologi dan komposisi, serta VSM untuk pengukuran sifat magnetik (Ms, Mr, dan Hc). Hasil XRD menunjukkan bahwa magnetit (Fe3O4) merupakan fase utama, dengan fasa minor hematit (α-Fe2O3), maghemit (γ-Fe2O3), dan senyawa lain seperti Al2O3, SiO2, TiO2, dan CaO dengan total kandungan sekitar 5% berat. Analisis SEM-EDS mengonfirmasi dominasi unsur Fe dan O dengan persentase masing-masing 38,22 wt% dan 37,16 wt%. Pengukuran VSM menunjukkan nilai saturasi magnetik (Ms) 55,31 emu/g, remanensi (Mr) 6,22 emu/g, dan koersivitas (Hc) 118,39 Oe. Secara keseluruhan, hasil ini mengonfirmasi bahwa pasir besi alam dari lokasi tersebut memiliki karakteristik magnetik yang cukup baik dan berpotensi untuk dikembangkan sebagai material dasar dalam aplikasi magnetik berbasis magnetit.
Copyrights © 2025