Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi edible film berbahan dasar pati singkong dan kitosan dengan penambahan madu sebagai plasticizer alami, sebagai alternatif kemasan pangan biodegradable pengganti plastik sekali pakai. Edible film disintesis melalui metode pencampuran larutan pati singkong 5%, larutan kitosan 2% dalam asam asetat 1%, serta madu dengan variasi komposisi pati singkong (100; 90; 80; 70 mL), kitosan (0; 10; 20; 30 mL), dan madu tetap sebesar 3 mL. Karakterisasi yang dilakukan meliputi pengujian ketebalan, kadar air, kelarutan air, kuat tarik, dan elongasi, yang kemudian dibandingkan dengan standar Japanese Industrial Standards (JIS) dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kitosan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan sifat mekanik dan ketahanan air edible film. Peningkatan konsentrasi kitosan menyebabkan ketebalan dan kuat tarik meningkat, serta menurunkan kelarutan air, namun pada konsentrasi tinggi dapat menurunkan elastisitas film. Formulasi terbaik diperoleh pada sampel B dengan komposisi 90 mL pati singkong, 10 mL kitosan, dan 3 mL madu, yang menunjukkan keseimbangan optimal antara kekuatan mekanik, fleksibilitas, dan stabilitas fisik. Seluruh parameter pada sampel B memenuhi standar mutu yang ditetapkan, sehingga berpotensi diaplikasikan sebagai kemasan pangan ramah lingkungan yang aman dikonsumsi.
Copyrights © 2025