Penelitian ini berfokus pada pentingnya efisiensi proses produksi pada UMKM Logam UD. Raja Ring yang merupakan produsen braket AC yang menghadapi permasalahan overproduction akibat tidak konsistennya sistem produksi berbasis pesanan. Kondisi ini menyebabkan penumpukan barang setengah jadi, meningkatnya waktu tunggu, serta pembengkakan biaya penyimpanan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemborosan dan menganalisis akar penyebab overproduction menggunakan pendekatan Lean Manufacturing melalui Value Stream Mapping (VSM) dan Fishbone Diagram. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa total lead time mencapai 5.940 detik, sedangkan value added time hanya 2.957 detik, sehingga menghasilkan Process Cycle Efficiency (PCE) sebesar 49,78%. Analisis Fishbone menunjukkan bahwa penyebab utama overproduction berasal dari ketidakseimbangan kapasitas mesin, ketiadaan SOP produksi, tidak adanya batas WIP, serta lemahnya monitoring output harian. Usulan perbaikan difokuskan pada penerapan pull system, standar kerja, line balancing, FIFO, preventive maintenance, dan implementasi 5S. Dengan penerapan rekomendasi tersebut, proses produksi diharapkan lebih efisien, aliran material lebih lancar, dan pemborosan overproduction dapat diminimalkan.
Copyrights © 2025