Penelitian ini dilakukan pada UD GFR, sebuah UMKM produsen alat pertanian yang mengalami permasalahan Waiting & motion, yang menyebabkan adanya Idle time dan juga Bottleneck. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan solusi peningkatan efisiensi produksi melalui penerapan konsep Lean Manufacturing dengan metode Value Stream Mapping (VSM) dan Fishbone Diagram. Hasil analisis menunjukkan bahwa total lead time produksi mencapai 8.641 detik dengan waktu bernilai tambah sebesar 5.816 detik, menandakan adanya aktivitas tidak efisien terutama pada proses pemotongan plat dan perpindahan antar stasiun kerja. Akar permasalahan utama meliputi lamanya proses pemotongan plat meskipun dan mesin harus dioprasikan oleh 3 orang sehingga proses produksi selanjutnya pun terhambat. Berdasarkan hasil tersebut, diusulkan penerapan sistem Line Balancing dan 5S, untuk meningkatkan efisiensi produksi.
Copyrights © 2025