Indonesia berkomitmen untuk mewujudkan Sustainable Development Goals khususnya Zero Hunger 2030. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi komparatif dan konsistensi struktural antara model regresi data panel univariat dengan model multivariat Panel Seemingly Unrelated Regression dalam memodelkan kasus stunting, wasting, dan underweight pada periode 2007–2023 di Indonesia. Pemilihan model Panel SUR didasarkan pada hasil uji diagnostik yang menunjukkan adanya korelasi signifikan antar error term pada ketiga persamaan (p < 0,001). Metode estimasi yang digunakan adalah FGLS dua arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model univariat menghasilkan anomali tanda koefisien, di mana variabel berat badan lahir rendah (BBLR) berhubungan negatif dengan wasting, yang bertentangan dengan teori biologis. Sebaliknya, model Panel SUR melalui estimasi simultan berhasil memperbaiki arah hubungan tersebut menjadi positif dan meningkatkan nilai koefisien determinasi (R²) pada persamaan wasting secara signifikan. Selain itu, hasil evaluasi efisiensi berdasarkan Mean Square Error (MSE) menunjukkan bahwa model Panel SUR memberikan estimasi yang lebih efisien (MSE lebih rendah dibandingkan model univariat). Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa model Panel SUR lebih tepat digunakan untuk analisis sistem malnutrisi karena menawarkan konsistensi parameter yang lebih baik dan efisiensi statistik yang lebih tinggi, sehingga memberikan dasar yang lebih kuat bagi perumusan kebijakan gizi terpadu di Indonesia.
Copyrights © 2025