Kualitas merupakan elemen penting dalam sektor beton pracetak, terutama untuk produk spun pile yang berfungsi sebagai bagian fundamental dalam berbagai proyek infrastruktur. Meski demikian, masih banyak ditemukan berbagai jenis kerusakan seperti retakan, kekosongan, ketidakrataan visual, dan pola sarang lebah yang menyusutkan kualitas produk serta menurunkan efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor utama yang menyebabkan kerusakan pada produk spun pile dan merumuskan cara perbaikan proses produksi yang efisien dan berkelanjutan dengan menerapkan metode Six Sigma melalui siklus DMAIC . Pendekatan penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, dengan metode pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara, dan pengumpulan dokumen di departemen Quality Control PT X Industri Beton Surabaya selama bulan Agustus 2025. Proses analisis data dilakukan dengan menghitung Defect Per Million Opportunities (DPMO), menentukan level sigma, serta mengidentifikasi penyebab utama kerusakan menggunakan diagram fishbone dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Penerapan metode DMAIC terbukti berhasil dalam menurunkan tingkat kerusakan produk, menstabilkan kualitas antar batch produksi, serta memperkuat keandalan spun pile sebagai elemen struktural yang penting dalam pembangunan infrastruktur. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam memperkuat sistem pengendalian kualitas di industri beton pracetak di tingkat nasional.
Copyrights © 2025