Jurnal Bakti Dirgantara
Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Bakti Dirgantara (In-Press)

Evaluasi Daya Terima Nugget Ayam dan Udang sebagai Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal pada Anak Stunting di Desa Soco, Kabupaten Ngawi

Sunu Prawita, Widya (Unknown)
Umamah, Nisrina Azzah (Unknown)
Islamiya, Nadhifatul Ilmi (Unknown)
Ramasanti, Regieta (Unknown)
Ramadhani, Rahma (Unknown)
Akmal, Zuhudil (Unknown)
Yuliati, Dian (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Jan 2026

Abstract

Prevalensi stunting di Kabupaten Ngawi, khususnya di Desa Soco, masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan intervensi gizi berbasis pangan lokal yang tidak hanya bergizi tetapi juga memiliki daya terima tinggi pada anak. Salah satu kendala dalam program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah rendahnya penerimaan anak terhadap produk yang disediakan sehingga berdampak pada keberlanjutan konsumsi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi daya terima nugget ayam dan udang sebagai alternatif PMT berbasis pangan lokal yang dikembangkan sesuai preferensi anak dan kondisi masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui uji hedonik (organoleptik) terhadap lima parameter sensori, yaitu rasa, aroma, warna, tekstur, dan penampilan, dengan melibatkan delapan panelis yang terdiri dari anak stunting dan ibu pendamping. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar panelis memberikan penilaian “suka” hingga “sangat suka” pada seluruh parameter, meskipun terdapat masukan terkait variasi aroma, warna, dan tekstur yang perlu disempurnakan. Temuan ini menunjukkan bahwa nugget ayam dan udang memiliki tingkat penerimaan yang baik serta berpotensi dikembangkan sebagai PMT yang terjangkau, mudah dibuat, dan kontekstual dengan kebutuhan masyarakat desa. Inovasi ini tidak hanya berkontribusi pada diversifikasi PMT lokal, tetapi juga mendukung pendekatan pengabdian partisipatif dalam upaya pencegahan stunting di tingkat komunitas.   The prevalence of stunting in Ngawi Regency, particularly in Soco Village, remains a public health concern that requires nutrition interventions based on local food resources that are not only nutritious but also highly acceptable to children. One of the main challenges in the Supplementary Feeding Program (PMT) is the low level of children’s acceptance of the provided foods, which affects the sustainability of consumption. This community service activity aimed to evaluate the acceptability of chicken and shrimp nuggets as an alternative locally based PMT developed in accordance with children’s preferences and the socio-cultural conditions of the local community. The study employed a descriptive qualitative approach through hedonic (organoleptic) testing of five sensory parameters—taste, aroma, color, texture, and appearance—involving eight panelists consisting of stunted children and their mothers. The evaluation results indicated that most panelists rated the product from “liked” to “highly liked” across all parameters, although some feedback related to aroma, color, and texture variations suggested areas for further improvement. These findings indicate that chicken and shrimp nuggets demonstrate good acceptability and have the potential to be developed as an affordable, easy-to-prepare PMT that is contextually aligned with the needs of rural communities. This innovation not only contributes to the diversification of local PMT products but also supports a participatory community service approach in efforts to prevent stunting at the community level

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jbd

Publisher

Subject

Other

Description

Tujuan dari Jurnal Bakti Dirgantara adalah hasil dari pada penelitian yang kemudian di aplikasikan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat dimana publikasi ilmiah yang fokus pada pengembangan dan penerapan pengetahuan serta keterampilan dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Jurnal ...