Artikel ini mengkaji interkoneksi antara konsep Kecerdasan Adversitas dalam perspektif Al-Qur’an. Dalam masyarakat modern yang penuh dengan ketidakpastian dan tekanan, kecerdasan adversitas dapat menjadi kunci untuk bertahan dan berkembang. Artikel ini bertujuan mengungkap bagaimana Al-Quran memandang kecerdasan Adversitas membentuk karakter manusia yang tangguh secara psikologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif . Sedangkan metode penafsiran yang digunakan dalam disertasi ini adalah metode tafsir maudu‘i, Metode ini dipilih karena dapat digunakan untuk mengeksplorasi sebuah konsep dalam al-Qur'an secara lebih menyeluruh. Adapun Data-data dalam penelitian ini diperoleh melalui riset kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecerdasan Adversitas membentuk kerangka berpikir aktif, adaptif, dan solutif dalam merespons tantangan. Disertasi ini menemukan bahwa Al-Qur’an memuat prinsip penyelesaian masalah (problem solving) melalui kisah para nabi yang mengintegrasikan daya juang dan proses penyucian jiwa. Kesimpulannya, interkoneksi Kecerdasan Adversitas dalam perspektif Al-Quran membentuk pola kepribadian mukmin ideal yang kuat menghadapi cobaan dan tetap bersandar pada nilai-nilai ilahiah. Temuan ini berkontribusi dalam pengembangan konsep ketahanan diri berbasis Al-Qur’an serta integrasi psikologi modern dan spiritualitas Islam, dengan implikasi pada pendidikan, karakter, dan terapi spiritual.
Copyrights © 2025